Jarang sekali hidup untuk mendapat kerugian, dan yang ternyata didapat adalah kesalahan
Sekarang semuanya hidupp dalam mimpi, menghidupi mimpinya, hidup untuk mewujudkan impiannya.
Sudah saatnya untuk bangun dari alam liar ini, bukan untuk tidur dan diam serta menghayal mendapat sesuatu.
Dalam hidup yang hanya untuk mimpi, lahirlah dimensi mimpi.
Diantaranya selalu berlari mengumbar mimpi, itu adalah doa.
Pancasila yang menjadi dasar Negara ini hanya akan menjadi mimpi, banyak yang menghayal untuk menjadikan Negara ini hidup seperti pancasila berkata.
Banyak lagi yang terjadi dalam dunia mimpi, apapun bisa didapat, apapun bisa dilakukan, semuanya hanya waktu dan tindakan yang menjawab.
Sekali kenal sosok Tuhan memang katanya adalah candu, sebenarnya bukan candu, itu adalah sebuah jawaban dari banyak pertanyaan,
Dunia mimpi adalah cinta yang hidup terpendam ingin diraih, yaaa, itu semua hanya mimpi, impian yang gila adalah awal dari banyak penemuan, seperti impian untuk terbang, terdengar gila pada saat itu, sekarang, semua bisa terbang dengan mimpi, dan hanya mimpi yang bisa membuat terbang keinginan untuk berjalan sampai akhirnya berlari.
Penindasan pun sebuah mimpi, mimpi untuk berkuasa, penindasan dan pengkastaan adalah mimpi untuk menjadikan diri yang paing kuat, paling hebat, sama halnya dengan penghinaan, caci maki, semuanya hanya ingin menjadikan diri di atas angin.
Banyak muncul pertanyaan dan keluhan untuk mendapat mimpi, lebih baik semuanya dijalani, keluhan akan menjadi keluhan jika ditanyakan, ada yang bilang, semua sudah tahu jawabannya, hanya saja harus digali lebih dalam, semua ada cara dan penyelesaiannya.
Kesombongan itu ada batasnya, semua orang bisa bilang orang lain sombong jika dianggap sombong, dan jika sudah terbiasa dengan lingkungan yang sombong, akan terbawa, dan itu jadi kebiasaan.
Menggurui, semua orang pasti ada saat memberi pelajaran, persoalannya adalah menerima atau menafikan ajaran itu.
Hal yang paling menyenangkan adalah mendapat mimpi, dan disukai banyak orang, hanya tindakanlah yang menjadi bibit akan seperti apa nanti bertahun-tahun ke depan.
Hal paling memuakkan mungkin membantu orang yang menolak untuk dibantu, walaupun akhirnya tetap saja harus membantu, dan yang dibantu hanya bisa mencemooh bantuan itu,
Mimpi, hanya mimpi.
No comments:
Post a Comment