Sunday, September 11, 2011

Batu


Dalam hidup selalu ada rintangan, jadikanlah sebuah pelajaran
Saat diri hanya bisa tertegun akan sebuah kondisi yang sangat sulit
Disitulah akan dating sebuah pencerahan.
Pencerahan batin, pencerahan jiwa, tentu saja tanpa banyak berfikir akan dilakukan
Senangnya diam seperti batu, biarkan hati yang berbicara
Biarkan hati yang menilai
Seberapa jauh jiwa-jiwa lain mengembara
Untuk kesekian kalinya akan disebut batu.
Batu akan terus menuju dasar laut, dasar kolam.
Hiduplah terus di kedalaman itu.
Atau jika hanya ingin mengapung di permukaan, jadilah batu apung, yang akan terus mengikuti arus
Entah apa yang dipikir dan dirasa, hanya arus itu yang dituruti, menganggap yang tabu adalah kebiasaan yang sangat biasa dilakukan.
Apakah mau hidup dengan ketakutan?
Apakah mau hidup berhati batu?
Walaupun batu selalu menggambarkan kediaman, di sisi lain ia menjerumuskan hati.
Diam bagai batu, melihat apa yang di tatap, sungguh memprihatinkan.
Batu diam, memang batu diam, sebenarnya batu berbicara, batu bahan bakar neraka.
Batu senang membakar, menghajar manusia. Dilempar ke muka, dilempar ke kelamin, dilempar ke kepala, sampai-sampai otak dicela oleh batu.
Sangat disayangkan berhati batu, keras, senang menghina, gila pujian, dendam mengikuti.
Sungguh menyenangkan bersifat seperti batu, selalu diam dalam dzikir.
Memang manusia dikatakan sok suci, bukankah kesucian yang sedikit karena kata “sok”, sama saja suci.
Banyak yang takut terhina kehidupannya, seperti batu yang didiami oleh tai kuda.
Bau, berbelatung, hina, kotor, jijik, membuat muntah.
Masih banyak yang dapat melihat tai kuda diatas batu sebagai sebuah kehebatan, kehebatan Tuhan. bagaimana mungkin batu bata untuk sebuah masjid dihinggapi tai kuda?
Hanya air yang dapat membersihkan.
Dan setelah bersih dan menyatu dengan batu – batu lain. Bau itu akan hilang.
Bau itu lenyap seketika. Batu itu senang dengan keadaan lingkungannya.
Batu itu kembali hidup, bagai batu di dalam lautan, yang mewarnai indahnya lautan.


No comments:

Post a Comment